Posted by: kualaclipping | November 28, 2009

Formattda: Program AFEP, YLI, dan BPKEL harus Dievaluasi

Serambi Indonesia on 28 November 2009 – 09:54

KUTACANE – Program AFEP yang sedang dilakukan oleh YLI di kawasan Leuser harus segera dievaluasi dan tidak perlu dilajutkan kembali. Hal ini didukung oleh ungkapan oleh Juru bicara Forum Masyarakat Tengah Tenggara Pedalaman Aceh (FORMATTDA) Nasrulzaman ketika sedang melakukan kunjungan ke Kutacane Aceh Tenggara, Jumat (27/11). Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar menghindari penolakan dan reaksi negatif dari warga di lima kabupaten terluas wilayah Leuser. Dia mengingatkan bahwa sejauh ini apa yang sudah dilakukan oleh YLI dan BPKEL di wilayah ini tidak ada kontribusi positif bagi warga. Seharusnya sudah ada keberanian dari setiap pihak yang akan bekerja di wilayah Leuser untuk menolak kerjasama dengan pihak manapun jika program yang akan dilakukan tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat atau tidak mampu mendorong keswadayaan warga pinggir Leuser untuk secara mandiri melakukan perlindungan bagi alam Leuser.

Coba lihat Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues, warga dan tokoh di kedua kabupaten ini sangat keberatan dengan program-program yang mengatasnamakan Leuser tetapi warga sekitar sangat minim keterlibatannya pada program yang ada tersebut. Bukankah setiap program yang dila kukan nantinya pasti akan berdampak pada masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut? Hal inilah yang menyebabkan wajar rasanya jika warga semakin lama semakin besar penolakannya terhadap keberadaan kedua lembaga YLI dan BPKEL tersebut. Dia mengatakan, YLI dengan program AFEPnya setelah bekerja sejak 4 tahun yang lalu telah gagal membangun kesadaran warga Leuser untuk memberikan perlindungan terhadap lingkungan hutan di wilayahnya masing-masing. Sedangkan BPKEL yang pembentukannya berdasarkan Pergub No. 52 tahun 2006 juga dirasakan warga kurang bermanfaat keberadaannya selain karena legitimasi massa dan yuridisnya yang lemah juga keberadaanya dianggap tumpang tindih dengan peran dan tugas yang dijalankan oleh lembaga Negara lainnya seperti BTNGL, DISHUT,dan BKSDA. Nasrulzaman menghimbau Gubernur Aceh agar menjelang tahun 2010 ini dilakukan konsolidasi besar untuk membicarakan arah dan sinergi gerakan penyelamatan Leuser agar tidak di dominasi oleh YLI dan BPKEL.(as)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: