Posted by: kualaclipping | September 2, 2009

KM Oceanstar Sibolga Terdampar di Pinggir Pantai Abdya

www.serambinews.com on 2 September 2009, 08:23

BLANGPIDIE – Satu unit boat penangkap ikan dari Sibolga KM Oceanstar terdampar dihantam angin kencang di pinggir Pantai Ujung Serangga Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (31/8) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun sejumlah perlengkapan diperkirakan rusak dihantam ombak.

Informasi yang berhasil dihimpun Serambi di lokasi kejadian, Selasa (1/9), mengatakan, KM Ocenstar ditangkap polisi airud ketika sedang mencari ikan di kawasan perairan Ujung Raja, yakni perbatasan antara Nagan Raya dengan Abdya, Senin (31/8) pagi. Setelah ditangkap, kapal motor itu ditambatkan di Pelabuhan Ujung Serangga, Susoh. Tapi beberapa jam kemudian, atau sekitar pukul 17.30 WIB kapal motor itu dihempas angina kencang hingga terdampar di pinggir pantai. Belum diketahui apakah kapal motor itu membawa ikan hasil tangkapannya. Tapi, musibah yang terjadi menjelang waktu berbuka mengakibatkan kamar mesin dan sejumlah perlengkapan lainnya menglami kerusakan. Bahkan, hingga berita diturunkan, awak kapal belum berhasil mengangkat atau membawa keluar mesin dan jaring yang digunakan sebagai alat untuk menangkap ikan. Para awak kapal itu baru mengamankan sejumlah alat pancing dan perlengkapan dapur.

Amatan Serambi, kondisi kapal motor dari Sibolga yang ditangkap polisi airud itu kini semakin parah, dinding kamar dan bodi mulai rusak dihempas ombak, dan lambungnya juga sudah dipenuhi dengan pasir. Tragedi ini menjadi perhatian masyarakat setempat. Sejak Senin sore ratusan warga datang berbondong-bondong memadati pelabuhan menyaksikan kapal motor yang terdampar itu.

Menurut warga, musibah tersebut bukanlah yang pertama terjadi di perairan itu, pada musim badai tahun-tahun sebelumnya juga menimpa tongkang pengangkut semen serta sejumlah boat milik nelayan setempat. Sejumlah awak kapal yang ditemui di lokasi tidak bersedia di konfirmasi, mereka hanya membenarkan kapal itu terdampar akibat dihempas angin kencang.

Sementara Kepala Kantor Pelabuhan Susoh, Eddy Yuslan, mengakui tidak tahu bahwa kapal itu hasil tangkapan polisi airud. Sebab sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari polisi airud tentang tragedi dan masalah penambatan kapal motor itu di lokasi pelabuhan. Eddy Yuslan mengakui baru mengetahui kapal motor yang terdampar itu hasil tangkapan polisi airud dari masyarakat. “Kita belum tahu asal dan kenapa kapal itu berada di pelabuhan. Tapi informasi yang saya terima dari masyarakat, kapal itu ditangkap polisi airud di kawasan perairan Ujung Raja,” katanya.(az)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: