Posted by: kualaclipping | September 2, 2009

Ekses Badai, Nelayan Rugi Puluhan Juta

www.serambinews.com on 2 September 2009, 08:04

LHOKSUKON – Akibat angin kencang yang melanda beberapa kawasan Aceh sejak beberapa hari terakhir, puluhan pengusaha boat dan nelayan di Kecamatan Lapang, Aceh Utara, mengaku rugi karena tak bisa menangguk ikan di lautan lepas. Akibatnya, banyak nelayan yang tak bisa melunasi utangnya.

Panglima Laot Lapang, A Gani Abdullah mengatakan, selama Ramadan kondisi di laut tidak aman, sehingga banyak boat nelayan daerah itu urung melakukan aktivitasnya karena takut dihantam badai. Namun, mulai Selasa (1/9), nelayan mulai melaut lagi. Menurut dia, jumlah boat di wilayah itu berjumlah sekitar 250 unit, masing-masing di Kuala Cangkoi Lapang dan Kuala Keureutoe Timu. Sebagian boat yang mempekerjakan nelayan sampai 10 orang. Boat ini setiap bergerak harus membawa perbekalan seperti minyak, oli, beras, es batangan dan berbagai bahan lainnya membutuhkan dana mencapai Rp 7 juta.

Akibat angin kencang di laut mereka harus kembali dengan tangan kosong. Tapi, ada juga sebaliknya kalau keberhasilan dan banyak mendapat ikan damn mereka akan meraup keuntungan sampai Rp 20 juta. Walaupun angin kencang terjadi di laut, namun semua nelayan di Lapang selamat, kecuali Syarkawi (51), warga Lhok Encien yang tewas tenggelam. “Korban bukan rombongan boat Lapang, tapi boat di Lhokseumawe,” kata A Gani.(ib)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: