Posted by: kualaclipping | July 19, 2009

Gunong Sawa juga Mengandung Emas

www.serambinews.com on 19 July 2009, 09:27

CALANG – Aceh Jaya yang terletak di pesisir barat Provinsi Aceh ternyata kaya dengan sumber biji emas. Selain Gunong Ujeuen yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan itu, Gunong Sawa yang juga terletak di Kecamatan Krueng Sabe, Kabupaten Aceh Jaya, juga diduga banyak mengandung batu emas.

Bupati Aceh Jaya, Ir Azhar Abdurrahman, mengungkapkan hal itu kepada Serambi, di Calang, Aceh Jaya, dua hari lalu. Konon, jauh sebelum masyarakat mengeksplorasi Gunong Ujeuen, pihaknya sudah mengetahui bahwa Gunong Sawa yang terletak di tengah kawasan hutan lindung di Kecamatan Krueng Sabe itu, juga mengandung emas. “Sejauh ini belum banyak yang tahu dan gunung itu sekarang dalam pengawasan Pemkab,” katanya.

Dijelaskannya bahwa lokasi Gunong Sawa juga tidak jauh dari Gunong Ujeuen, akan tetapi Gunong Sawa masuk dalam hutan lindung sehingga sampai sekarang tidak ada yang menggali dan tetap seperti biasa, akan tetapi terhadap adanya kandungan emas di Gunong Sawa sudah diketahui pihaknya. “Sejumlah warga beberapa waktu lalu pernah mencoba memastikan kandungan emas dan didapati kandungan emas juga sama dengan di Gunong Ujeuen,” ujarnya.

Menurut Bupati Azhar Abdurrahman, Gunong Sawa itu akan tetap dipantau oleh Pemkab sehingga tidak terjadi penggalian ilegal sebagaimana marak dilakukan masyarakat di Gunong Ujeun beberapa waktu lalu. Pihaknya berupaya memberikan pengertian kepada mayarakat bahwa ini merupakan milik negara dan daerah yang harus dilindungi. “Tim Penertiban Gunong Ujeuen juga kita tugaskan melakukan pemantauan di Gunong Sawa,” sebut Azhar.

Izin mulai diurus
Sementara itu, pascaditutupnya jalan ke Gunong Ujeuen di Kecamatan Krueng Sabe, menurut Bupati Azhar, sejumlah koperasi sudah mulai mengurus izin guna mengelola areal Gunong Ujeun, yakni satu koperasi akan diberikan luas daerah garapan adalah sekitar 5 hektare. Yakni, izin untuk tahap sekarang direncanakan diberikan kepada 19 koperasi sehingga dengan pengelolaan oleh koperasi akan teratur dan menjadi PAD buat daerah.

Dikatakannya, terhadap pengelolaan Gunong Ujeuen itu tahap awal akan dikeluarkan Perbup dan kemudian baru akan disusul oleh qanun sehingga lokasi yang dicanangkan menjadi wilayah penambangan rakyat (WPR) itu akan menjadi teratur dan terhindari dari hal-hal yang tidak diizinkan. “Lokasi ke Gunong Ujeuen masih tetap kita tutup hingga pengelola/koperasi mempunyai izin,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa Pemkab setempat kini sedang mencari lokasi yang baik bagi para penambang rakyat yang selama ini bertaburan sehingga limbah dibuang sembarang, bahkan dibuang ke sungai Krueng Sabe sehingga sudah mulai tercemar yang dikabarkan sudah mulai mengandung merkuri meski masih persen rendah. “Nantinya, setelah ada lokasi yang baru, kita harapkan akan lebih teratur dan limbah tidak dibuang sembarangan,” pungkas Bupati Aceh Jaya itu.(riz)

Gunong Sawa juga Mengandung Emas


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: