Posted by: kualaclipping | July 18, 2009

Nelayan Minta Rumpon Rusak Segera Dibayar

www.serambinews.com on 18 July 2009, 08:59

BIREUEN – Sejumlah nelayan di Kabupaten Bireuen yang memiliki rumpon ikan di perairan Bireuen minta rumpon mereka yang rusak karena survei migas tiga dimensi (3D) oleh salah satu perusahaan dari Jakarta dibayar segera. Permintaan itu disampaikan karena menurut pengalaman sebelumnya, banyak rumpon mereka yang rusak baru dibayar setelah proses panjang sampai ke Jakarta.

Hal itu disampaikan beberapa nelayan di Bireuen kepada Serambi, Jumat (17/7), melalui petugas UPTD Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada, Yahya terkait adanya survei migas di perairan Bireuen sejak beberapa waktu lalu. H Nasir, Efendi, Sayuti, dan beberapa nelayan yang memiliki rumpon kepada Yahya dan kemudian disampaikan kembali kepada Serambi, mengeluhkan, sejak dua minggu terakhir nelayan semakin bingung, karena sebagian rumpon mereka rusak dan dipotong oleh tim survei. Karena itu, mereka meminta agar rumpon mereka segera dibayar.

“Rumpon mereka yang rusak sampai sekarang belum dibayar,” kata Yahya sambi menambahkan banyak nelayan lain yang juga mengeluhkan hal serupa. Kemudian, satu rumpon rusak, 15 hari mereka tidak ada pendapatan, nelayan bingung. Nelayan juga minta kepada tim teknis untuk memberikan petunjuk kepada mereka, dimana rumpon itu dapat dipasang lagi dan tidak mengganggu survei.

Kadis Pengairan, Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Bireuen, Zulkifly, selaku Wakil Ketua II Tim survei yang dibentuk Pemerintah Aceh kepada Serambi mengakui, perusahaan NV Zaratek sejak beberapa waktu lalu melakukan survei tiga dimensi meneliti kandungan mineral bawah laut.

Menyangkut permintaan nelayan, ia mengatakan, pendataan rumpon sebagian sudah selesai dan saat ini mereka masih di laut mendata yang tersisa. Setelah itu selesai baru nantinya tim akan duduk membahas tentang ganti rugi rumpon mereka. Ditanya dimana nelayan bisa memasang rumpon, Zulkifly mengaku, laut Bireuen termasuk dalam blok B. Karena itu, untuk sementara belum bisa dipasang rumpon dan ia meminta nelayan untuk bersabar. “Dalam beberapa hari ini, pimpinan NV Zaratek akan berkunjung ke Aceh sehubungan dengan masalah nelayan dan akan dibahas bersama,” kata Zulkifly.(yus)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: