Posted by: kualaclipping | July 10, 2009

Harga Komoditas Pertanian Membaik

www.serambinews.com on 10 July 2009, 09:23

REDELONG – Dalam sepekan terakhir harga komoditas pertanian di Kampung Buntul Kemumu, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah kian membaik. Sebelumnya petani hortikultura di daerah itu sangat mengeluh karena sejak beberapa bulan terakhir harga berbagai komoditas terus anjlok. Bahkan saat ini harga cabe yang selama ini terus menurun, tapi sekarang harga itu telah mengalami kenikan harga.

Seorang pedagang sayuran di Kampung Buntul Kemumu, Aman Ivan, Rabu (8/7) mengatakan, selama sepekan terakhir harga komoditas pertanian di tempatnya sudah mulai membaik dari bisanya. ”Semua harga pertanian sudah mulai membaik dan pemasarannya sudah lancar,” ungkap Aman Ivan.

Menurut pedagang itu, meningkatnya harga hasil pertanian itu, disebabkan karena pemintaan barang dari pedagang di Aceh pesisir sudah mulai meningkat, sehingga dengan sendirinya harga komoditas pertanian itu meningkat dari biasanya. Bahkan, saat ini para pembeli dari luar telah banyak berdatangan ke tempatnya.

Dampak menurunnya harga komoditas pertanian selama beberapa bulan terakhir, menyebabkan para petani di daerah itu sangat kurang menanam tanaman hortikultura, karena selama ini para petani banyak yang rugi akibat anjloknya harga. ”Permintaan barang banyak, tapi sekarang persediaan barang yang kurang,” ujar Aman Ivan.

Ia merincikan, harga hasil komoditas pertanian yang bergerak naik yakni, kol Rp 1.000 per kg sebelumnya Rp 800 per kg, kentang Rp 4.500 per kg sebelumnya Rp 3.500 per kg, wortel Rp 2.000 per kg sebelumnya Rp 1.500 per kg. Sedangkan harga cabe yang selama ini terus anjlok, tapi sekarang telah mengalami kenaikan harga, seperti, cabe merah Rp 6.000 per kg sebelumnya Rp 2.500 per kg, cabe hijau Rp 2.500 per kg sebelumnya Rp 1.000 per kg dan cabe rawit (caplak) Rp 3.000 per kg naik dari harga Rp 1.000 per kg. ”Harga ini merupakan pembelian saya dari para petani,” jelas Aman Ivan yang merupakan pedagang sayuran. Aman Ivan dan masyarakat petani berharap, agar harga pertanian tersebut dapat bertahan seperti harga sekarang, bahkan dapat meningkat lagi, sehingga para petani dapat menikmati keuntungan, dimana selama ini mereka banyak yang rugi.(c31)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: