Posted by: kualaclipping | July 9, 2009

Walikota Minta PTPN Relakan Lahan untuk Kampus Unsam

www.serambinews.com on 9 July 2009., 08:25

LANGSA – Walikota Langsa, Zulkifli Zainon meminta PT Perkebunan Nasional (PTPN) – I NAD yang berpusat di Langsa agar merelakan lahan seluas 50 hektare di Desa Meurandeh untuk dijadikan lokasi pembangunan kampus Universitas Samudera Langsa (Unsam). Permintaan itu disampaikan Zulkifli Zainon di sela-sela peninjauan pelaksanaan Pilpres di kawasan Meurandeh, Langsa, Rabu (8/7). “Saya sudah mengeluarkan surat untuk meminta lahan kepada PTPN-I Langsa. Karena kedua kampus itu butuh lahan saat ini lebih kurang hingga 50 hektare,” kata dia.

Walikota mengaku pihaknya juga sudah menyurati Menteri BUMN Sofyan Djalil agar lahan milik BUMN itu dapat diberikan untuk kampus. Menurut Zulkifli, Menteri BUMN sendiri sudah merespons bahwa lahan tersebut akan diberikan kepada Pemko Langsa. “Namun pihak PTPN-I Langsa juga harus merelakan lahan tersebut,” kata dia. Walikota menambahkan, pihak PTPN-I Langsa masih menghitung luas lahan itu sejak beberapa bulan lalu. Proses pengukuran juga sedang dilakukan oleh Badan Pertanahan Negara (BPN).

Ganti rugi
Zulkifli juga mengatakan, rencananya lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan kampus Politeknik. “Ini pun masih tergantung dari kerelaan dari pihak PTPN-I Langsa. Kami sudah menyiapkan dana untuk proses ganti rugi lahan itu sebesar Rp 1 miliar. Jika masih juga kurang tetap akan kami tambah,” sebutnya.

Ia juga menyatakan, Pemko tetap terus berjuang untuk proses penegerian kampus tersbut. “Permintaan juga sudah kami layangkan kepada Menteri Pendidikan Nasional. Persoalan sekarang adalah menyangkut luas lahan untuk pembangunan kampus belum mencukupi untuk dinegerikan,” ujarnya.

Sementera itu, Sekda Kota Langsa, Saifullah mengatakan, jika pihak PTPN mengizinkan lahannya dijadikan kampus, maka kampus ini akan menjadi kampus terbesar di seluruh Aceh. “Beberapa bulan lalu kita mendapat bantuan dari pusat untuk pembangunan kampus sebesar Rp 5 miliar. Kalau bantuan tersebut terus dikucurkan pusat, dimana lagi kita akan membangun, sedangkan lahan yang tersedia tidak mencukupi,” pungkas Sekda.(yuh)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: