Posted by: kualaclipping | July 6, 2009

Coklat Naik Lagi, Pinang Turun

www.serambinews.com on 6 July 2009, 08:44

BIREUEN – Beberapa harit terakhir, harga komoditas coklat di Bireuen kembali bergerak naik, dari sebelumnya Rp 16.000 per kilogram sekarang menjadi Rp 21.000. Menurut Ani, pedagang hasil bumi kepada Serambi, Minggu (5/7), kenaikan harga tersebut terjadi karena meningkatnya permintaan dari Medan, Sumatera Utara. “Kenaikan harga ini telah ikut menggairahkan petani,” katanya.

Berbeda dengan sejumlah komoditas lain yang justeru mengalami penurunan. Biji pinang misalnya, dari Rp 3.500 per kilogram kini menjadi Rp 3.000, kemiri dari Rp 2.200 turun ke Rp 1.800, dan jagung yang semula Rp 3.000 menjadi Rp 2.300 per kilo. Penurunan itu juga dipengaruhi oleh permintaan Medan. “Jika permintaan komoditas pertanian di Medan tinggi, maka harga barang naik. Begitu juga sebaliknya, jika permintaan di Medan kurang, harganya juga turun,” jelas Ani.

Sejumlah petani yang ditemui di beberapa kecamatan, mengharapkan agar Pemerintah daerah dapat membeli dan menentapkan harga berbagai komoditas pertanian sesuai dengan biaya produksi yang telah dikeluarkan petani. Mereka juga berharap agar hasil pertanian Aceh dapat diekspor langsung ke luar negeri. “Sudah lama kita bergantung kepada Medan untuk memasarkan komoditas pertanian,” kata Mukhtar, petani di Kecamatan Jeumpa.(c38)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: