Posted by: kualaclipping | July 5, 2009

Biro Ekonomi Kembali Sentil BPD; Realisasi KPP Hanya 1,3 Persen

www.serambinews.com on 5 July 2009, 08:37

BANDA ACEH – Biro Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Aceh kembali menyentil kinerja Bank BPD Aceh terkait minimnya penyaluran Kredit Pemberdayaan Pengusaha (KPP) korban tsunami. Hingga akhir Juni 2009, besaran penyaluran tercatat sebesar Rp 12,3 miliar atau baru 1,3 persen dari total kredit yang harus disalurkan, Rp 900 miliar.

“Nominal penyaluran kredit itu, baik dilihat dari jumlah nasabah maupun dari kredit yang sudah disalurkan, masih sangat sedikit dan jauh dari harapan,” kata Kepala Biro Ekonomi, Muhammad, kepada Serambi, Jumat (3/7). Tahun ini jelasnya, pemerintah pusat memberikan subsidi untuk Provinsi Aceh dan Nias sebesar Rp 60 miliar. Dari jumlah itu, 75 persennya untuk Aceh: Rp 45 miliar, sehingga total kredit yang bisa disalurkan BPD mencapai Rp 900 miliar. Laporan yang diterimannya dari BPD, kredit yang disalurkan hingga akhir Juni sebesar Rp 12,3 miliar. “Jika dibandingkan dari total kredit yang harus disalurkan sebesar Rp 900 miliar, maka baru 1,3 persennya yang dicairkan,” pungkasnya.

Kecilnya realisasi juga tampak jelas bila mengacu pada nominal permohonan yang masuk. Sebab, total nominal dari 774 permohonan yang masuk mencapai Rp 313 miliar lebih. Artinya, persentase penyaluran baru 3,9 persen. Sedangkan jika mengacu pada jumlah permohonan, persentasenya hanya sekitar 6,5 persen. “Ada sebagian permohonan kredit yang ditolak, ini mungkin karena penolakan perbankan,” tambah Muhammad.

Dalam waktu dekat, kredit kembali akan dikucurkan kepada 37 pemohon yang telah selesai disurvey BPD, nominalnya mencapai Rp 14,3 miliar. Sedangkan yang masih dalam proses mencapai 583 permohonan, dengan nominal kredit Rp 244 miliar lebih. “Disinilah kami meminta BPD untuk lebih cepat memproses kredit pemohon. Jika layak diberikan, sebaiknya segera dicairkan, supaya uang cepat bergulir di masyarakat. Tapi BPD tentu tetap harus menerapkan prinsip kehati-hatian, mempertimbangkan risiko kredit macet, dan analisa lainnya,” pinta Kepala Biro Ekonomi tersebut.

KPP merupakan program kredit pengganti dana moratorium Rp 1 triliun yang ditarik sebelum sempat dikucurkan. Kredit diberikan dalam bentuk subsidi bunga yang dalam penyalurannya tetap berdasarkan ketentuan perbankan. Bank BPD Aceh merupakan satu-satunya bank yang ditunjuk untuk menyalurkan KPP. Dengan skim kredit ini, pengusaha hanya menanggung bunga sebesar 8 persen dan sisanya 7 persen ditanggung atau disubsidi pemerintah.

Pemerintah Aceh lanjut Muhammad, berusaha mempercepat penyaluran KPP dengan meminta Departemen Keuangan membolehkan bank-bank nasional ikut menyalurkan kredit dimaksud. Gubernur Aceh, bahkan telah dua kali menyurati Departemen Keuangan berkaitan dengan permintaan tersebut.

“Sampai saat ini Depkeu masih menunggu jawaban dari bank-bank nasional di Jakarta. Ini adalah wewenang Depkeu untuk membolehkan bank lain selain BPD menyalurkan KPP,” ujarnya. Depkeu dikatakan telah melakukan rapat dengan bank-bank yang direncanakan ikut menyalurkan kredit itu.

Pemerintah Aceh katanya lagi, hanya bisa memonitor dan mendorong BPD agar lebih aktif memanfaatkan peluang yang diberikan pusat. “Bayangkan, jika uang sebesar Rp 900 miliar itu tersebar kepada pengusaha di seluruh Aceh, efek perputaran uangnya akan sangat besar. Pertumbuhan ekonomi akan lebih terdorong,” kata Muhammad optimis.

Hingga saat ini, permohonan KPP di Aceh baru berasal dari 16 daerah. Dana juga sudah dibagikan kantor induk BPD untuk 16 kantor cabang tersebut. Namun, sayangnya, belum semua BPD cabang merealisasikan kredit. Hanya delapan cabang yang merealisasikan, yakni Kantor Pusat Operasonal (KPO), Cabang Meulaboh, Lhokseumawe, Calang, Bireuen, Sigli, Takengon dan Jantho. “Sementara BPD Cabang Singkil, Jeuram, Kuala Simpang, Bener Meriah, Tapaktuan, Sabang, Sinabang, dan Langsa, belum mencairkan kredit ke pemohon,” ujar Muhammad.(ami)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: