Posted by: kualaclipping | July 4, 2009

Enam Boat Bantuan DKP Pusat Rusak

www.serambinews.com on 4 July 2009, 08:41

JEURAM – Sebanyak enam dari sepuluh unit boat bantuan Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bagi nelayan korban tsunami di Kabupaten Nagan Raya, rusak parah dan tenggelam di muara. Boat yang bernilai miliaran rupiah tersebut kini tak dapat digunakan karena kondisinya kian memprihatinkan. Data yang diperoleh Serambi, boat bantuan yang turut dilengkapi peralatan canggih bernilai Rp 300 juta/boat tak bisa difungsikan karena tak layak pakai. Akibatnya banyak nelayan dikawasan itu yang enggan menggunakan boat bantuan tersebut.

Panglima Laot Babah Lueng, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Adnan kepada Serambi, Kamis (2/7) mengatakan, dari sepuluh unit boat bantuan yang bisa digunakan saat ini oleh kalangan nelayan itu hanya empat unit saja sedangkan enam unit lain tak bisa digunakan dan ditambatkan di kawasan desa setempat. Menurut panglima laot, yang lebih memprihatinkan adalah boat bantuan tersebut telah tenggelam di muara sehingga memang tak layak digunakan. Sebelum boat tersebut rusak parah sehingga sejumlah nelayan yang menggunakan boat bantuan terpaksa menceburkan diri ke dalam laut dan berenang ke daratan, karena boat itu mengalami kebocoran saat sedang melaut. “Tak mungkin boat yang baru enam bulan digunakan nelayan sudah rusak dan bocor, karena biasanya hal ini memang tak pernah terjadi,” ujarnya.

Dikatakan, tak bisa difungsikan secara baik bantuan boat dikarenakan material boat kualitasnya sangat jelek dan tak sesuai standar yang telah ditentukan saat hendak melakukan pembuatan. Karena, jika boat bantuan dibandingkan dengan buatan nelayan lain maka jauh lebih bagus kualitasnya daripada boat yang katanya bernilai miliaran rupiah itu. Ia bersama nelayan lain mengaku kecewa dengan boat bantuan tersebut, karena sama sekali tak bisa digunakan oleh nelayan karena kualitasnya yang sangat jelek. Dan pihaknya berharap, Pemkab Nagan Raya melalui intansi terkait untuk segera mencarikan solusi terbaik terhadap hal itu.

Tak dijual
Secara terpisah, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nagan Raya, Bustami Harun SP yang dikonfirmasi Serambi, via Handphone terhadap rusaknya bantuan boat DKP pusat membenarkan hal itu. Menurutnya, dari sepuluh unit boat bantuan yang ada hanya empat unit saja yang bisa digunakan sedangkan sisanya rusak parah dan bahkan ada yang tenggelam. “Tak benar kalau boat tersebut dijual, karena buktinya hingga saat ini boat-boat tersebut masih ada, namun tak bisa difungsikan,” jelasnya. Penemuan itu diketahui setelah pihaknya melakukan pengecekan ke lapangan terhadap keberadaan sepuluh unit boat bantuan dari pihak DKP pusat yang diberikan untuk nelayan di Kabupaten Nagan Raya. Terhadap solusi pemecahan masalah tersebut, secara tegas Bustami Haru mengaku belum bisa memikirkannya, karena yang bersangkutan mengaku sedang berada di Kota Yogjakarta.(edi)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: