Posted by: kualaclipping | June 24, 2009

90 ton ikan Aceh dipasarkan ke Malaysia

www.waspada.co.id on Wednesday, 24 June 2009 23:50 WIB – WASPADA ONLINE

BANDA ACEH – Sedikitnya 90 ton ikan segar hasil tangkapan nelayan Aceh setiap bulannya dipasarkan ke Malaysia melalui Plabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Sekretaris Asosiasi Saudagar Ikan Aceh (ASIA), Zulkifli di Banda Aceh, Rabu, menyatakan, rata-rata 3 ton per hari ikan yang berasal dari laut Aceh diekspor ke Malaysia melalui Belawan. Dia menjelaskan, puluhan ton ikan, termasuk dari Aceh setiap hari dikirim ke Pasar Rumput, Malaysia dan pasar di Singapura oleh importir asal Medan, Sumut.

Pengusaha dan pedagang Aceh belum mampu memasarkan langsung ke Malasyia atau Singapura, karena selain tidak memiliki modal yang cukup, di Aceh juga belum ada pelabuhan ekspor, katanya. Sebenarnya potensi ikan segar hasil tangkapan nelayan Aceh cukup besar, dan baru sebagian kecil yang diekspor ke Malaysia dan Singapura.

Disebutkan, setiap hari nelayan Aceh mampu menangkap ikan 100 ton. Dari jumlah itu hanya tiga ton yang diekspor, selebihnya dipasarkan di Aceh dan Medan. Ia berharap agar Pemerintah Aceh bisa menggarap potensi perikanan laut secara menyeluruh, sehingga selain mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pedagang juga bisa menambah pendapat asli daerah (PAD).

Untuk membangun sektor perikanan tangkap, pemerintah harus serius membangun dermaga yang bisa dijadikan pelabuhan ekspor dan dilengkapi dengan prasarana pendukung lainnya, seperti cold storage. Ia menilai, Pemerintah Aceh sekarang ini sepertinya kurang peduli terhadap sektor perikanan tangkap, khususnya di laut. Hal ini terlihat dari PAD Aceh dari sektor perikanan hanya 6,5 persen.

Padahal, bila sektor perikanan digarap secara menyeluruh, maka akan menghasilkan PAD yang sangat tinggi, disamping akan menciptakan lapangan kerja yang besar, katanya. Dari 163 kuala (pelabuhan ikan) yang ada di Aceh hanya beberapa yang dinilai layak sebagai dermaga perikanan, sedangkan selebihnya sangat memprihatinkan.

“Kalau saja dari 163 kuala tersebut digarap 25 persen, maka berapa besar PAD yang akan dihasilkan Pemerintah Aceh, disamping kesejahteraan nelayan dan pedagang ikan akan meningkat,” kata Zulkifli.
(dat05/ann)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: