Posted by: kualaclipping | June 14, 2009

Pembakaran Lahan Marak Di Singkil

www.serambinews.com on 14 June 2009; 09:31

SINGKIL – Aksi pembukaan lahan dengan cara dibakar dalam seminggu terakhir marak di Aceh Singkil. Pembakaran diduga sengaja dilakukan oknum tertentu guna menghemat biaya tanpa memperhitungkan efek negatif yang ditimbulkan. Pantauan Serambi, Sabtu (13/6), hampir di semua wilayah kecamatan yang ada di Aceh Singkil ditemukan lokasi pembakaran lahan, baik masih menyala ataupun sudah mulai padam.

Di Kecamatan Danau Paris bekas pembakaran lahan seluas mata memandang, begitu juga di Suro, gumpalan asap tebal dan lokasi pembakaran lahan dapat dengan mudah terlihat dari tepi jalan lintas Singkil-Medan. Sementara di wilayah lain kepulan asap yang dihasilkan dari pembakaran juga dapat dilihat dari ke jauhan.

Sejumlah warga yang dikonfirmasi terkait aksi pembakaran lahan, beralasan, nekat melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar lantaran untuk menghemat biaya pengolahan lahan yang akan dijadikan perkebunan. Tanpa memperhitungkan efek negatif yang kemungkinan ditimbulka dari pembakaran lahan tersebut, seperti merembet ke lahan sebelah atau merusak tanaman yang sudah tumbuh.

Sebagian warga sebelum melakukan pembakaran lahan terlebih dahulu membuat parit pembatas, untuk menjaga api tidak merembet ke areal lain, namun sayang upaya tersebut kadang tidak membuahkan hasil ketika kobaran api menyala besar dan tertiup angin kencang. “Sebelum membakar buat dulu parit pembatas, waktu membakarpun tengok-tengok situasi mengijinkan tidak,” kata seorang warga.

Maraknya aksi pembakaran lahan mengundang keperihatinan kalangan aktivis lingkungan hidup di daerah itu. Ketua Gerakan Pemerhati Kawasan Ekosistem Leuser (GPKEL) Nukman Suryadi Angkat, SP, menyesalkan adanya aksi pembakaran lahan tersebut. Sebab menurutnya akan berpengaruh terhadap iklim gelobal.

“Kita sangat menyesalkan adanya aksi pembakaran lahan yang akan berpengaruh terhadap iklim gelobal yang kita rasakan tidak menentu lagi terhadap kehidupan manusia, seperti meningkatnya temperatur suhu dan siklus hujan yang tidak teratur,” ujar Nukman. Wilayah Aceh Singkil yang merupakan daerah rawan aksi pembakaran lahan yakni, Kecamtan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah dan Simpang Kanan. Kemudian Danau Paris, Kota Baharu, Singkohor dan Suro.(c39)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: