Posted by: kualaclipping | June 8, 2009

Tak ada Pintu Air: Puluhan Ha Sawah Terendam Air Laut

www.serambinews.com on 8 June 2009; 08:47

LHOKSUKON – Puluhan hekater (Ha) areal persawahan milik warga di Desa Mane Kawan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, sering kali direndam air laut. Kondisi ini akibat tidak adanya pintu pengatur air di ujung saluran pembuang desa tersebut yang terhubung dengan Muara Teupin Kuyun. Sehingga, ketika air laut pasang, sawah warga dipenuhi air laut.

“Hampir seluruh areal sawah warga di sini lokasinya berdekatan dengan laut. Makanya, kalau lagi pasang, ait laut naik ke sawah warga melalui saluran pembungan,” kata Abdurrahman (45), warga setempat kepada Serambi, Minggu (7/6). Didampingi Affan dan sejumlah warga lain, Abdurrahman mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung puluhan tahun. Tapi, sampai saat ini, tak ada perhatian sama sekali dari pemerintah. Selain Desa Manee Kawan, kondisi serupa juga dialami desa tetangga, yaitu, Meureubo Puntong, dan Tanjong Pineung.

“Yang paling sengsara itu warga yang sawahnya berada dekat dengan saluran pembuang. Karena sawah mereka mudah sekali digenangi air laut ketika pasang terjadi,” kata Abdurrahman. Kondisi ini pula yang mengakibatkan warga di kawasan itu tak pernah merasakan hasil panen yang maksimal. Bahkan, kalau dihitung-hitung, warga selalu dalam keadaan merugi. Buktinya, kata seorang warga lain, biasanya dalam 1.600 meter sawah hasilnya mencapai 1 ton. Tapi, selama ini warga di desa itu hanya mendapat hasil 2 sampai 3 karung saja, atau sebanyak 80 kg.

Keuchik Tanjung Pineung, Amirudsyah, yang ditemui Serambi, kemarin, juga mengutarakan hal senada. Menurut dia, selama ini warganya juga tidak pernah mendapat hasil panen padi yang maksimal. Karena itu, warga berharap, Pemkab Aceh Utara bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga dengan cara, mebangun pintu pengatur air di Muara Teupin Kuyun. “Kalau sudah ada pintu air, waktu air laut pasang kan bisa ditutup. Mudah-mudahan kalau sudah ada pintu air itu, warga bisa merasakan panen padi dalam jumlah yang semestinya,” kata warga berharap.(c37)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: