Posted by: kualaclipping | June 7, 2009

Ikan Depik Kering Bertahan Mahal

www.serambinews.com on 7 June 2009, 09:28

TAKENGON – Harga ikan depik kering di Pasar Ikan Kampung Baru, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, sejak beberapa bulan terakhir bertahan mahal. Antara Rp 20.000 sampai dengan Rp 70.000 per bambu tergantung ukuran dan kualitas. Pedagang ikan depik kering, Inen Murni, menyebtukan, untuk ikan kering yang berukuran agak besar dan berkualitas bagus, saat ini dijual Rp Rp 70.000 per bambu, ukuran sedang Rp 40.000 per bambu, dan ikan depik kecil Rp 20.000 per bambu. “Harga ini telah bertahan sejak beberapa bulan yang lalu,” katanya kepada Serambi, Sabtu (6/6).

Harga tersebut lebih mahal dari jenis ikan air tawar lainnya. Hal ini menurutnya, terjadi karena populasi ikan tersebut di Danau Laut Tawar Takengon, semakin berkurang. Tak sebanding dengan tingkat permintaan yang terus meningkat. “Biasanya dalam satu hari perolehan nelayan bisa mencapai lima bambu. Namun saat ini, tangkapan nelayan berkurang menjadi hanya satu bambu per harinya,” ungkap Inen. Inilah menurut dia yang menyebabkan harga ikan depik semakin hari semakin naik. Bahkan para penjual ikan depik semakin kesulitan mendapatkan pasokan ikan tersebut.(c31)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: