Posted by: kualaclipping | June 6, 2009

Pemerintah Aceh Tekan Pengangguran Lewat Dunia Pariwisata

www.analisadaily.com on 6 June 2009

Banda Aceh, (Analisa)

Pemerintah Aceh sedang berupaya menciptakan lapangan kerja baru guna menekan angka pengangguran lewat dunia pariwisata.

Dunia pariwisata Aceh saat ini mulai bangkit lagi pascagempa dan tsunami serta MoU damai antara Pemerintah RI dan GAM.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Mirzan Fuadi, Aceh memiliki berbagai potensi pariwisata yang sangat menarik yang didukung oleh beragam kekayaan sumber daya alam dan seni budaya daerah.

Letak yang sangat strategis dan berada pada kawasan Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur pelayaran internasional, maka Aceh sudah seharusnya menjadi peluang pengembangan wisata unggulan di kawasan paling barat Indonesia ini.

“Banyak potensi wisata yang harus kita galakkan agar Aceh terus bisa dikenal orang secara luas,” ujar Mirzan Fuadi kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa (2/5).

Dikatakan, potensi wisata Aceh yang memiliki sekitar 756 obyek wisata yang telah terdata dan telah dikembangkan masih memerlukan penataan, pengembangan dan promosi lebih lanjut secara profesional oleh putra putri terbaik Aceh.

Obyek wisata tersebut terdiri dari 396 obyek wisata alam, 255 obyek wisata budaya dan 105 obyek wisata minat khusus yang tersebar diseluruh Provinsi Aceh. Semua obyek wisata tersebut memiliki nilai jual dan keunikan tersendiri bagi wisatawan dalam negeri dan luar negeri.

“Makanya, dengan potensi yang ada ini kita akan galakkan dunia pariwisata kita dengan membuka kesempatan kerja yang luas,” katanya.

Untuk membuka lapangan kerja baru itu, pihaknya akan mengoptimalkan semua potensi wisata yang ada dengan membuat kelompok sadar wisata dan menghidupkan seni serta budaya Aceh di lokasi-lokasi wisata.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi juga akan bergerak di lokasi wisata yang secara langsung maupun tidak langsung menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat termasuk daerah tersebut.

Di Aceh banyak menyediakan tempat wisata yang dapat dikunjungi, namun kejadian tsunami yang melanda daerah itu akhir tahun lalu membuat tempat wisata yang kebanyakan wisata pantai ikut hancur.

Saat ini Aceh menawarkan banyak obyek wisata untuk dikunjungi dan sangat bervariasi dari pertunjukan budaya, obyek alam, sampai potensi bahari. Masyarakat Aceh juga cukup banyak mewarisi sejarah yang mengagumkan.

Namun karena terlalu lama terlibat perang dengan Belanda, Jepang dan perang saudara, maka banyak peninggalan sejarah menjadi puing-puing dan bahkan hilang. Sebagian kecil yang masih tersisa berupa batu nisan, masjid kuno, perpustakaan kuno, rumah tua, dan sebagainya merupakan hal yang cukup menarik untuk dilihat oleh pengunjung.

Selain itu ada juga peninggalan kerajaan Islam seperti Peureulak, Pasai, Pedir, Daya dan Aceh Darussalam, yang berupa benteng, masjid, kuburan, rumah, barang antik, dan lainnya. Beberapa barang tersebut dapat ditemukan di museum sedangkan yang lainnya masih berada di lokasinya semula.

Pesona alam di Aceh dihiasi dengan hutan hujan, perbukitan, pegunungan, dan laut. Ada banyak gunung berapi semi aktif di Aceh yang dikelilingi oleh hutan, danau dan air panas. Hutan di Aceh dihuni berbagai macam hewan liar, salah satu hutan yang dilindungi adalah Leuser National Park.(irn)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: