Posted by: kualaclipping | June 6, 2009

Komite Bersama Minta Program Aceh Green Dievaluasi

www.serambinews.com on 6 June 2009, 09:22

BANDA ACEH – Seratusan aktivis dari 38 organisasi peduli lingkungan di Aceh yang tergabung dalam Komite Bersama Hijau Aceh, meminta dilakukan evaluasi terhadap program Aceh Green Vision yang dicanangkan Pemerintah Aceh sejak akhir 2007 lalu. Pasalnya, setelah dua tahun program tersebut berjalan, kerusakan hutan di Aceh terus terjadi dengan tingkat kerusakan rata-rata 20 ribu hektare per tahun.

Permintaan tersebut mencuat dalam aksi damai yang dilakukan Komite Bersama Hijau Aceh, di Taman Sari Banda Aceh, Jumat (5/6) pagi. “Sampai dengan hari ini aksi perusakan hutan terus terjadi, sehingga konflik manusia dengan satwa semakin tak bisa dihindarkan. Itu bukti program penyelamatan hutan oleh Pemerintah Aceh tidak berjalan. Karena itu kami minta program Aceh Green segera dievaluasi,” kata Yoyon, dalam orasinya di Taman Sari, kemarin.

Sebelumnya, mereka juga meminta Ketua DPR Aceh Sayed Fuad Zakaria ikut membacakan Maklumat Hijau Aceh bersama para aktivis lainnya. Isi maklumat tersebut yaitu, mendorong fungsi dan tugas pemerintah agar para pihak mewujudkan visi Aceh hijau, pengelolaan sumber daya alam Aceh harus berlandaskan nilai keislaman dan menjunjung tinggi nilai kearifan lokal, memastikan sumber daya alam Aceh dikelola secara berkelanjutan dan berkeadilan, dan mendorong penghentian konversi hutan Aceh.

Selain itu, mendorong terbentuknya badan pengelola sumber daya alam Aceh, dan membangun kesadaran dan tanggung jawab seluruh masayarakat Aceh tentang pentingnya pelestarian lingkungan yang berkedaulatan dan berkelanjutan. Dari lokasi Kantor DPRA, aksi dilanjutkan dengan melakukan long march ke Simpang Lima Banda Aceh dan dilanjutkan ke Taman Sari, sambil mendorong sejumlah kendaraan bermotor untuk mengkampanyekan pengurangan emisi.

Kampanye tersebut juga diwarnai dengan aksi teatrikal manusia lumpur untuk merefleksikan penderitaan para korban bencana banjir bandang akibat penggundulan hutan. Sorenya, kampanye lingkungan itu ditutup dengan pementasan seni bertema lingkungan di lokasi Taman Sari. Selama berlangsungnya kampanye lingkungan tersebut, ratusan tandatangan untuk mendukung penyelamatan hutan Aceh berhasil digalang di atas selembar kain putih yang telah disiapkan. “Bukti tandatangan itu akan kami serahkan ke Pemerintah Aceh agar pemerintah lebih serius dalam mengelola 3 juta hektare hutan Aceh,” ungkap Fauzan, Ketua Komite Bersama Hijau Aceh.(th)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: