Posted by: kualaclipping | June 6, 2009

Hutan Aceh Timur penyumbang karbon dunia

www.waspada.co.id on Friday, 05 June 2009 12:21 WIB – WASPADA ONLINE

IDI – Berdasarkan lampiran Surat Keputusan Gubernur Aceh No.19 Tahun 1999 Tentang Peta Arahan Fungsi, Kabupaten Aceh Timur disebutkan luas kawasan hutan lebih dari 294.327 hektar.

“Hutan Aceh Timur yang termasuk kawasan ekosistem Leuser yang perlu diselamatkan untuk menjaga kelangsungan ekosistem yang terdapat didalamnya. Jika hutan rusak, maka keseimbangan alam akan hancur dan resiko bencana alam besar akan terjadi,” demikian Ketua IPPAT melalui siaran persnya yang diterima, tadi pagi.

Menurutnya, banjir dan meningkatnya suhu panas belakangan sebuah akibat yang nyata, sebab kerusakan lingkungan telah merajalela. Karena itu, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Aceh Timur (IPPAT) mengajak seluruh masyarakat Aceh Timur, khususnya yang mendiami kawasan sekitar hutan menjaga dan melestarikan hutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Hal itu disampaikan IPPAT dalam memaknai Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia pada 5 Juni 2009 (hari ini-red). Seruan tersebut diwujudkan melalui kegiatan aksi simpatik melalui media spanduk, poster, sticker, brosur, yang dibagikan kepada masyarakat tentang pentingnya penyelamatan hutan di Kota Idi, Aceh Timur sejak pukul 10.00 hingga pukul 12.00 siang.

Pelaksanaan kegiatan itu didasari rasa keprihatinan atas tinggi dan meningkatnya kerusakan hutan lindung di Aceh Timur. Tak hanya itu, IPPAT juga menilai masyarakat dan pihak terkait di daerah itu belum sepenuhnya paham tentang kebijakan Pemerintah Aceh yang memberlakukan jeda tebang (moratorium logging).

“Sehingga meskipun kebijakan telah berjalan hampir dua tahun, namun laju kerusakan hutan terus saja terjadi dan tanpa disadari, resiko lain dari aktivitas penebangan kayu secara illegal tersebut telah menyebabkan konflik antara manusia dan satwa semakin meningkat di daerah pedalaman Aceh Timur belakangan ini,” ujar Faisal Zakaria.

Ketua IPPAT menjelaskan, melalui konsep Aceh Green Vision kini Aceh menjadi pelopor dalam penyelamatan hutan. Melalui program integrasi antara pembangunan dan penyelamatan hutan, terutama dalam menyelamatkan hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) sebagai paru-paru dunia.
(dat02/ann)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: