Posted by: kualaclipping | June 3, 2009

SAR Minta Warga Segera Lapor Saat Terjadi Bencana

www.serambinews.com on 2 June 2009, 13:36

BANDA ACEH – Kepala Kantor SAR Aceh, J Chaniago meminta masyarakat segera melapor jika terjadi bencana alam dan sosial di seluruh Aceh. “Kita butuh bantuan warga untuk memberi laporan jika terjadi bencana melalui kontak 065133876 dan 081280717227,” ujar J Chaniago menjawab Serambi Senin (1/6).

Dijelaskan, dalam menindaklanjuti laporan masyarakat itu, SAR perlu konfirmasi ke berapa pihak, seperti dengan Pos TNI AL, dan Satpol Air. Terkait dengan seringnya terjadi musibah di laut dan sungai selama ini, Chaniago mengatakan, dalam menangani setiap kemungkinan, sesuai tupoksi SAR (Serch and Rescue) yakni pencarian dan penyelamatan, SAR bekerjasama dengan sejumah lembaga, seperti Tagana, kepolisian, TNI, PMI, Orari, RAPI dan sejumlah relawan lainnya.

Katanya, SAR selalu siaga selama 24 jam untuk menerima pengaduan dari warga jika terjadi bencana. Menurut Chaniago, ada beberapa lokasi rawan terjadi musibah, seperti di Ulee Lheue. Di lokasi itu, kanya, satgas SAR selalu siaga. Jika terjadi bencana atau kecelakaan laut, petugas SAR segera memberi pertolongan.

Namun diakui, ada beberapa lokasi yang memang kurang terjangkau dari pantauan satgas yakni di daerah pelosok atau terpencil. Di daerah, cuam ada dua pos SAR, yakni di Meulaboh dan Kutacane. Jumlah pos dan personel dinilai sangat sedikit mengingat lokasi Aceh terbentang luas. Begitupun, penetapan pos merupakan wewenang Badan SAR Nasional (Basarnas) sebagai pusat lembaga pemerintah non kementerian ini. “Tapi SAR Aceh mempunyai 16 satgas di seluruh Aceh, masing-masing satgas beranggotakan 130 orang,” ujarnya.

Khusus di Banda Aceh, jumlah anggota SAR berjumlah 28 orang, 24 di antaranya merupakan pasukan rescue, yang terbagi dalam tiga grup, masing-masing beranggotakan delapan orang. Mereka dibekali kahlian dalam penyelamatan termasuk keahlian menyelam untuk rescue di laut. Dalam menjalankan tugas, Kantor SAR Aceh memiliki sarana pendukung antara lain, delapan unit perahu karet, tiga seareader, rescue truck satu unit, dan dua ambulan. “Untuk meningkatkan kinerja SAR, saat ini dua personel kita sedang dilatih di Jakarta,” kata Chaniago. Disamping itu, Basarnas sedang mempersiapkan satu unit kapal SAR berukuran 40×7 meter untuk Aceh. Kapal berkecepatan 28 knot/jam. ini kemungkinan akan tiba bulan Juli 2009 dan rencananya akan ditempatkan di Ulee lheue.(gn)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: