Posted by: kualaclipping | June 3, 2009

Aceh Juara III Lingkungan Hidup Nasional

www.serambinews.com on 2 June 2009, 09:57

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh dinobatkan sebagai juara III tingkat nasional pada acara “Pameran Lingkungan Hidup” yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup, tanggal 28-31 Mei 2009, di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. Sedangkan juara I dan II diraih Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

“Ini merupakan prestasi luar biasa bagi Aceh yang baru empat tahun lalu berbenah setelah porak poranda dihantam tsunami. Tapi Alhamdulillah, kita mampu berprestasi di tingkat nasional,” kata Kepala Badan Pengendali Lingkungan (Bapedal) Aceh, Ir Husaini Samuan kepada Serambi, sepulang dari Jakarta, Minggu (31/5) malam.

Husaini mengatakan, pameran yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup selama empat hari itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang akan diperingati pada tanggal 5 Juni 2009. Pameran ini, kata Husaini, hampir setiap tahun dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Ia menambahkan, pascatsunami, Aceh sudah tiga kali ikut menjadi peserta kegiatan dimaksud, tapi baru tahun ini berhasil meraih juara. Sebelum tsunami, menurut laporan staf Bapedal, Aceh juga pernah ikut, tapi belum mendapat juara. “Tahun ini kita bisa meraih juara III tingkat nasional, karena kita belajar dari pengalaman setelah beberapa kali ikut Pameran Lingkungan Hidup ini,” ungkap Husaini.

Menurut Husaini, faktor pendukung Provinsi Aceh bisa meraih juara III, karena materi yang dipamerkan cukup banyak dan menarik perhatian tim juri dan pengunjung. Antara lain, mendemontrasikan cara mengolah atau mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk kompos. Selain itu, memamerkan mengolah sampah tsunami menjadi bahan yang bernilai ekonomi dan disenangi oleh masyarakat. Antara lain mengolah sampah plastik menjadi tas dan sejenisnya.

Dalam pameran kali ini, kata Husaini, Bapedal Aceh mengikut sertakan pihak NGO asing yang melakukan pembinaan lingkungan di Aceh pascatsunami. “Dua tahun sebelumnya, hal yang sama ikut dilibatkan, tapi belum berhasil meraih juara, namun kali ini belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, persiapan materi pameran yang kita sampaikan sangat menarik para pengunjung,” ujarnya.

Keberhasilan Pemerintah Aceh meraih juara III dalam pameran Lingkungan Hidup tahun ini, kata Husaini, tidak terlepas dukungan serius dari Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar. Kedua pimpinan daerah ini, lanjut Husaini, menyarankan dalam Pameran Lingkungan Hidup tahun ini Bapedal Aceh harus bisa menampilkan materi pameran yang kongkrit dan bisa menjadi pelajaran serta pengalaman bagi masyarakat Indonesia.

“Atas dasar saran dan usul gubernur dan wakil gubernur itu, panitia pameran, melakukan rapat koordinasi dengan NGO pemerhati lingkungan di Aceh untuk menyusun materi pameran jauh hari sebelum hari H Pameran Lingkungan Hidup itu digelar di JCC,” ujarnya. Ia menyebutkan, NGO asing/nasional yang ikut mengisi materi stand Aceh, antara lain USAID, PTP, dan beberapa NGO peduli lingkungan lainnya. Panitia pusat menilai dekorasi dan penyusunan materi Lingkungan Hidup Aceh pada stand Aceh, kali ini sangat rapi dan baik, sehingga menarik para pengunjung. Selain itu, stand pamerannya juga diisi dengan demontrasi cara mengolah sampah organik dan sampah plastik menjadi barang yang bernilai ekonomis tinggi. “Demontrasi itu membuat nilai plus bagi stand Aceh sehingga panitia pusat memberi nilai baik dan menetapkan Aceh sebagai juara III,” demikian Husaini Syamaun.(her)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: