Posted by: kualaclipping | June 1, 2009

Aceh Tamiang Dihantam Puting Beliung: Satu Rumah Rubuh, 50 Ha Karet Tumbang

www.serambinews.com on 31 May 2009, 09:33

KUALA SIMPANG – 10 rumah warga di Dusun Alur Putih Desa Paya Meutah Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang dihantam angin puting beliung selama 10 menit, Jumat (29/5) pukul 17.15 WIB, sehingga menyebabkan satu rumah rubuh dan sembilan rumah lainnya rusak ringan. Selain itu, seluas 50 hektare (ha) tanaman karet di kebun masyarakat tumbang.

Rumah yang rubuh milik M Yusuf (33). Sedangkan rumah rusak maisng-maisng milik M Yunus (35), Agus Salim (33), Sayuti (62), Heri Supardi (32) kelimanya warga Dusun Alur Putih. Kemudian lima rumah lainnya di Dusun Tanjung milik Sukardi (50), Marlan (38), Matsah (30), Goyang (65), dan milik Syamsudin (53).

Ketua LKMK Desa Paya Meutah, Bahrum kepada Serambi, Sabtu ( 30/5) mengatakan, kondisi rumah yang rusak, atap rumah yang terdiri dari seng dan daun rumbia terangkat dan berterbangan. Begitu juga teras rumah juga hancur tertimpa pohon. Sedangkan kerusakan paling parah terjadi pada rumah milik Yusuf, hantaman puting beliung membuat rumah Yusuf sama sekali tidak bisa dipakai, rumah setengah permanen tersebut rubuh saat diterjang puting beliung.

Namun pada saat kejadian tersebut, pemilik rumah tidak berada di tempat. Yusuf bersama anak dan istrinya sedang menjenguk mertua di dusun tetangga sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. “Saya baru empat bulan membangun dan menempati rumah baru tetapi sudah datang cobaan,” ujar Yusuf.

Pantauan Serambi, dinding rumah bagian depan yang terbuat dari batu bata roboh, begitu juga setengah dindingnya yang terbuat dari papan juga rubuh. Secara bergotong royong warga membersihkan rumah yng rubuh dengan mengangkut papan dinding ditumpuk pada satu tempat dan mengangkat perabotan rumah tangga keluar rumah.

“Tahap pertama kita bergotong royong membersihkan rumah dulu, nanti baru kita duduk bersama membangun kembali rumah Yusuf secara bergotong royong,” ujar Bahrum. Menurut warga, sebelum terjadi angin kecang puting beliung, pada sore hari itu terlebih dahulu diawali dengan hujan gerimis. Air hujan yang turunpun berbeda dengan air hujan biasanya. Kali ini air hujannya besar seperti es,” sebut seoarang warga lainnya.

Baru kemudian disusul angin kencang dari arah barat daya. Seiring dengan itu berselang beberapa saat, angin kecang tersebut berubah menjadi puting beliung yang memutar dan menghantam rumah serta kebun warga. “Kejadiannya tidak lama hanya sekitar 10 menit,” ujar Bahrum lagi . Pada saat angin kencang itu, warga tidak berani ke luar rumah, mereka baru keluar setelah angin reda dan melihat pohon kelapa, tanaman karet tumbang serta rumah yang roboh. Selain rumah roboh dan rusak, tanaman karet milik warga di lahan seluas 50 hektare juga bertumbangan serta tiga kandang kambing milik warga juga ikut rubuh. Untuk meringankan penderitaan warga, Pemkab Aceh Tamiang telah menyerahkan bantuan sembako dan selimut. (md)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: