Posted by: kualaclipping | May 30, 2009

Kunjungan Wisatawan ke NAD Terus Meningkat

www.analisadaily.com on 30 May 2009

Banda Aceh, (Analisa)

Jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dari tahun ke tahun pascatsunami terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, seiring makin kondusifnya situasi keamanan di provinsi itu.

Hal ini tentunya membawa dampak cukup positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan juga ikut menambah pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemda setempat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, Drs H. Mirzan Fuadi menyatakan, kunjungan wisatawan nusantara ke Aceh sejak 2004 hingga 2008 sebanyak 2.292.647 orang dan wisatawan mancanegara (Wisman) sebanyak 47.138 orang.

Kunjungan wisatawan nusantara ke Aceh tahun 2007 sebanyak 595.546 orang dan 2008 meningkat 710.81 orang. Sedangkan wisatawan mancanegara 2007 sebanyak 13.835 orang, dan 2008 mencapai 17.282 orang.

“Jika kita persentasekan, kenaikan kunjungan wisatawan ke Aceh mencapai 50 persen. Peningkatan yang luar biasa terjadi pada kunjungan wisman dari tahun 2004 hanya 83 orang,” ujar Mirzan Fuadi kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (29/5).

Menurutnya, pihak Disbudpar Aceh pada tahun ini, melakukan pembenahan daerah obyek wisata yang rusak akibat bencana tsunami, serta melakukan beberapa penyelenggaraan event untuk mengangkat wisata Aceh, seperti Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang berlangsung 2-11 Agustus 2009 di Banda Aceh, lomba sepeda wisata di Lhokseumawe, lomba pacuan kuda di Aceh Tengah dan peringatan lima tahun tsunami.

Selain itu juga dibentuk beberapa kelompok sadar wisata di Aceh. Di titik strategis baik sekolah, pesantren, perkampungan dan obyek-obyek wisata, supaya masyarakat tahu persis apa itu pariwisata sehingga timbul partisipasinya memajukan pariwisata.

Potensi pariwisata di negara mana pun juga memiliki peluang peningkatan devisa negara yang luar biasa sekaligus membuka lapangan kerja, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka usaha-usaha baru, katanya.

“Banyak langkah lain sudah kita lakukan untuk memajukan pariwisata Aceh.Misalnya, beberapa hari lalu kita buat Rakorda Dinas Pariwisata, kita kumpulkan 23 kabupaten/kota plus stakeholder untuk membicarakan masalah-masalah ini dan apa strategi kita. Malah kita berpikir sudah jauh sampai 5 tahun ke depan. Kita bicarakan masalah persepsi yang berbeda selama ini yang berkembang.

Itu juga kita lakukan dalam salah satu dialog budaya. Karena ada yang mengatakan wisata itu identik dengan maksiat. Itu kita pertemukan. Para ulama juga sudah memberi rekomendasi bahwa pariwisata sangat layak dikembangkan di Aceh,” jelasnya.

Butuh Waktu

Menyangkut adanya penilaian pengelolaan pariwisata Aceh yang masih belum maksimal, Mirzan Fuadi mengakui hal itu. “Persoalannya, kita tidak bisa membandingkan dengan daerah lain seperti Bali dan Yogyakarta, itu tidak rasional, mereka sudah mulai puluhan tahun, sementara kita baru setelah tsunami dan banyak obyek-obyek wisata yang hancur. Kita butuh waktu,ujar Mirzan Fuadi.

Namun demikian, kemajuannya sangat luar biasa. Untuk itu, pengembangan dan penantaan obyek wisata, jangan semata-mata diserahkan kepada pemerintah, dengan segala keterbatasannya. Karenanya perlu keterlibatan masyarakat.

Dari sekian banyak event kebudayaan yang digelar di Aceh, namun belum masuk kalender event wisata nasional, Mirzan menyatakan, dirinya sudah menyampaikan keberatannya ke Departemen Kebudayaan dan Pariwisata di Jakarta. Disbudpar Aceh juga mengirimkan kalender event kebudayaan berskala provinsi, nasional dan internasional ke pusat.

“Mungkin cara melihat atau yang mengeluarkan statemen tidak tahu kondisi kita. Sebenarnya itu penting, tapi yang lebih penting kita kerja terus masuk atau tidak. Banyak event yang kita gelar seperti Diwana Cakradonya, PKA dan lainnya,” ungkapnya. (mhd)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: