Posted by: kualaclipping | May 30, 2009

Kuala Idi Dangkal, Nelayan Resah

www.serambinews.com on 30 May 2009, 13:45

IDI – Ratusan kapal nelayan di Kuala Idi Aceh Timur dilaporkan resah, karena kondisi muara kuala sangat dangkal. Akibatnya kapal nelayan saat pergi maupun pulang melaut terpaksa menunggu air pasang selama berjam-jam lamanya. Pantauan Serambi, Jumat (29/5), selain muara kuala itu dangkal, persis di mulut muara tampak terpancang sebuah bangkai boat langga yang tenggelam satu tahun silam, sampai hari ini belum dievakuasi sehingga para nelayan saat keluar masuk harus sangat berhati-hati. Panglima Laot Lhok Idi, Muslem H Musa mengakui, pihakya sering menerima laporan dari nelayan terkait dangkal muara kuala. “Kami sering menerima laporan tentang dangkalnya muara kuala. Sewaktu air surut, nelayan terpaksa melakukan pelansiran ikan menggunakan boat kecil,” katanya.

Dikatakan, jumlah boat yang beroperasi di Kuala Idi saat sedikitnya 400 unit dari berbagai jenis, dengan hasil ikan mencapai 40 ton per hari. Menurut dia, Kuala Idi merupakan penghasil ikan terbanyak di Aceh, dibandingkan dengan daerah lain. “Untuk itu, pemerintah daerah sangat perlu memperhatikan pembangunan sarana, terutama pengerokan kuala Idi, agar aktivitas nelayan dapat berjalan lancar sehingga perekonomian masyarakat nelayan menuju ke arah kesejahteraan,” harapnya. Sementara itu, Kepala UPTD Pelabuahan Idi, Ir T Diauddin saat ditemui wartawan di kantornya menyebutkan, dalam waktu dekat pengerukan Kuala Idi akan dilakukan sampai kedalaman empat meter. Sehingga kedalaman setelah pengerukan menjadi lima meter pada saat pasang besar. “Insya Allah dalam bulan Juni nanti pengerukan akan dimulai. Dan tahun depan Pelabuhan Idi akan dibuka menjadi pelabuhan ekspor ikan untuk Provinsi Aceh,” ungkapnya.

Kata dia, Pelabuhan Idi sangat srategis sebagai salah satu pelabuhan pemasaran ikan untuk ekspor. Karenanya, Dinas Perikanan Aceh Timur dan Provinsi Aceh akan terus membenahi sarana pelabuhan. Tahun ini diperkirakan akan dibangun kawasan khusus pergudangan, cold storage, pabrik es, jaringan listrik, jalan akses, dan fasilitas air besih di sebelah barat PPI Kuala Idi. Bahkan, terang dia, PPI Kuala Idi ke depan akan dipersiapkan peningkatan statusnya menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantar (PPN), sebab standarisasi Pelabuhan Idi yang ada saat ini sudah sangat layak menjadi PPN, hal ini didukung dengan jumlah boat langga dan lainnya hingga mencapai 400 unit.(is)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: