Posted by: kualaclipping | May 29, 2009

Tinggi Gelombang di Aceh 3,5 Meter

www.serambinews.com on 29 May 2009, 15:03

BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh memprakirakan ketinggian gelombang Samudera Hindia, khususnya di perairan barat dan barat laut Provinsi Aceh, mencapai 3,5 meter pada akhir pekan ini. “Tinggi gelombang laut di perairan barat dan barat laut Aceh diperkirakan antara 1,5-3,5 meter. Gelombang setinggi itu sangat berbahaya untuk semua jenis kapal,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Banda Aceh, Alvianto di Banda Aceh, Kamis (28/5).

Selain itu, tinggi gelombang di perairan timur Aceh antara 0,5-1,25 meter dan di perairan utara berkisar 1,25 hingga dua meter. Juga diprediksi bahwa tinggi gelombang antara 3-4 meter berpeluang terjadi di perairan utara Aceh. BMKG mengingatkan bahwa gelombang tinggi itu berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang, tugboat, roro, LCT, dan kapal feri. Prakiraan cuaca di provinsi paling ujung Pulau Sumatera ini juga berawan dan berpeluang terjadinya hujan lokal.

Kabut asap
Sementara itu, Kota Banda Aceh dan Aceh Besar kemarin siang hingga sore dilanda kabut asap. Sebagian warga mengira, cuaca yang kemarin mendung itu disebabkan tebalnya awan di atmosfer Banda Aceh dan Aceh Besar. “Namun, setelah saya amati secara saksama, ternyata cuaca mendung itu disebabkan kabut asap,” ujar Yusrizal (32), warga Lampriek, Banda Aceh.

Serambi yang sore kemarin coba menghubungi staf BMKG Banda Aceh mengakui kota ini dan kabupaten tetangganya, Aceh Besar, dilanda kabut asap. Namun, karena sudah sore staf tersebut tidak sempat lagi mengakses data dari pangkalan data BKMG untuk memastikan berapa ketebalan kabut asap tersebut, dari mana asalnya, dan di bagian mana dari Pulau Sumatera saat ini yang terdapat titik api (hot spot) akibat kebakaran hutan atau pembukaan lahan dengan cara membakar. Sebelum Banda Aceh dilanda kabut asap kemarin, awal pekan ini dikabarkan bahwa Nagan Raya juga dilanda kabut asap, demikian pula Provinsi Riau.

Gelombang pasang
Sementara itu dari Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan tingginya gelombang laut Samudera Hindia telah menyebabkan terjadinya gelombang pasang, sehingga dua unit rumah warga rusak berat dan puluhan lainnya rusak ringan. Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Syamsul Bahri, mengatakan gelombang pasang terjadi di pesisir pantai Kecamatan Tapaktuan, Samadua, dan Sawang yang terjadi sejak dua hari terakhir telah mengakibatkan warga cemas dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dua unit rumah yang rusak berat diterjang gelombang pasang tersebut milik Zulfikar Adek, warga Desa Ujung Tanah, Kecamatan Samadua, dan rumah milik Nyak Udi, warga Desa Sawang Satu, Kecamatan Sawang. “Pemkab Aceh Selatan mengimbau warga yang berdomisili di pinggir pantai untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dari terjangan ombak,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setdakab Aceh Selatan itu. (m/az/ant)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: