Posted by: kualaclipping | May 28, 2009

Pengaman pantai mulai mengancam

www.waspada.co.id on Tuesday, 26 May 2009 10:39 WIB  –  WASPADA ONLINE

SINGKIL – Pengaman pantai Pulo Sarok Singkil yang dibangun melalui dana APBN Pusat Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh – Nias dengan nilai Rp16 miliar kini mulai mengancam warga. Sebab bahan yang digunakan untuk pengaman pantai berupa pasir yang diisi dalam goni dan disusun berjajar saat ini melunak, sehingga tidak kuat menahan terjangan ombak.

Rahman, warga Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Minggu (24/5), mengaku resah dengan jebolnya pengaman pantai yang dibangun pada tahun 2007 itu. Terjangan ombak mulai mengancam rumah warga, dan jika dibiarkan dalam waktu yang tidak terlalu lama puluhan rumah akan hancur diterjang ombak.

Selain itu, pengaman pantai yang jebol dapat menambah muara pecahan ombak di belakang rumah warga sebab tidak ada lagi pembatas antara laut dengan rumah penduduk. “Padahal bangunan itu baru selesai pada 2008 namun kondisinya sudah memprihatinkan.”

Tidak sesuai
Informasi yang dihimpun, pembangunan pengaman pantai itu tidak sesuai RAB. Pemborong tidak mendatangkan bahan dari luar melainkan memanfaatkan pasir yang ada di pantai Pulo Sarok. Bahkan dana pemeliharaan lima persen dari jumlah anggaran sudah ditarik kontraktor padahal hingga kini belum dilakukan pemeliharaan.
(dat02/ann)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: