Posted by: kualaclipping | May 25, 2009

Sekawanan Paus Menepi

www.serambinews.com on 15 Maret 2009, 10:29

LHOKSUKON – Enam ekor ikan paus hitam, Sabtu (14/3), sekitar pukul 05.00 WIB menepi ke Pantai Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Ketika pagi semakin terang, lima di antaranya kembali ke tengah laut meninggalkan seekor lainnya yang diduga sakit.

Fenomena langka itu terlihat pertama sekali oleh nelayan yang hendak turun melaut. Nelayan kaget melihat ada benda aneh mengapung di keremangan subuh itu. Akhirnya diketahui benda tersebut adalah sekawanan ikan paus. Kabar itu diteruskan kepada warga lain, sehingga dalam tempo singkat masyarakat dari berbagai kawasan berbondong-bondong ke Pantai Lancok untuk menyaksikan satwa yang dilindungi itu.

Seorang warga Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Yacob Usman (45) kepada Serambi, Sabtu (14/3) mengatakan, ia mendapat kabar tentang kawanan paus itu dari beberapa nelayan yang waktu itu sedang menjala ikan di pesisir Pantai Lancok.

Menurut kesaksian nelayan, pada awalnya ada enam ekor paus yang berenang ke tepian pantai. Dari enam ekor itu, tampak seekor di antaranya seperti kesakitan. Paus yang diduga sakit itu dibopong dan diantar ke tepi oleh lima paus lainnya. Paus yang terlihat sakit itu diperkirakan sepanjang 11 meter.

Ketika matahari semakin tinggi dan masyarakat semakin ramai di tepian pantai itu, lima ikan paus yang mengantar teman mereka kembali ke tengah laut. “Pada jarak sekitar dua kilometer, kawanan paus itu berhenti seperti mengawasi perkembangan paus yang sakit,” kata Yacob Usman dibenarkan seorang warga lainnya, Iswadi (25).

Menurut Iswadi, sekitar pukul 09.30 WIB, nelayan menarik paus itu ke tengah laut agar kembali ke habitatnya. Pertolongan itu dilakukan dengan cara melilitkan tambang pada bagian ekor kemudian ditarik dengan boat bermesin. Namun, ketika upaya itu dilakukan, paus melawan dengan cara mengibaskan ekornya sehingga tali tambang putus.

“Karena usaha mereka tidak berhasil, sehingga nelayan mengurungkan niat untuk menarik paus itu ke tengah laut. Menurut perkiraan nelayan, paus tersebut sengaja menepi untuk istirahat karena sakit,” ujarnya. Hingga pukul 14.00 WIB kemarin, masyarakat masih memadati Pantai Lancok menyaksikan peristiwa langka itu. Belum diperoleh konfirmasi dari pihak terkait mengenai langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya terhadap satwa dilindungi itu.(c37)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: