Posted by: kualaclipping | May 25, 2009

Kuala Mamplam Dangkal

www.serambinews.com on 6 April 2009, 08:11

LHOKSEUMAWE – Kuala Ujong Blang atau lebih dikenal dengan Kuala Mamplam yang terletak di Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, kini kondisinya dangkal. Akibatnya, ratusan boat nelayan setempat tak bisa masuk ke tempat pendaratan ikan (TPI) di desa itu. Selain itu, banyak nelayan tak melaut karena boatnya tak bisa keluar dari kuala tersebut. Kondisi itu tentu saja dikeluhkan nelayan di kawasan itu.

Muhammad Ali (40), nelayan setempat kepada Serambi, Minggu (5/4) mengatakan, kedangkalan kuala itu sudah terjadi sejak 30-an tahun lalu. Namun, sampai kni belum ada perhatian semua pihak, termasuk Pemko Lhokseumawe yang belum mencetuskan program pembangunan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) di Kuala itu.

Menurutnya, kepedulian para pihak atas dangkalnya kuala Mamplam hanya program ketika menjelang pesta demokrasi, sama seperti dulu menjelang pilkada. “Sekarang menjelang Pemilu, para caleg dari berbagai partai datang, membujuk nelayan mencoblos partai dan namanya. Mereka ubar janji memperjuangkan normalisasi Kuala Mamplam,” kata Muhammad.

Dikatakan, yang dibutuhkan masyarakat bukan janji tapi realisasi dari pemerintah untuk membangun TPI dan menormalisasi kuala yang kini dalamnya hanya sekitar 1 kilometer. “Kalau Kuala itu telah dikeruk dengan kedalaman lima meter, baru kuala itu berfungsi maksimal untuk nelayan,” ujarnya.

Setiap hari, lanjut Muhammad, hasil laut yang didaratkan nelayan melalui Kuala Mamplam sekitar empat ton berbagai jenis ikan. Itu belum termasuk boat besar yang menurunkan hasil tangkapannya ke TPI Pusong, karena boat tak bisa singgah di Kuala Mamplam yang kini sudah sangat dangkal itu.

Karena itu, Muhammad Ali dan sejumlah nelayan lainnya meminta Pemko agar dapat membangun Kuala Mamplam dan TPI Kuala itu dengan baik. Masyarakat juga meminta Walikota tidak hanya membangun daerah Pusong, juga masyarakat Ujong Blang perlu juga dibenahi. “Bahkan, jika kuala tersebut dibangun dan ditata dengan baik, selain memberikan kemudahan bagi nelayan juga menjadi tempat wisata bahari,” ujarnya.(ib)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: